Dalam pelaksanaan kegiatan operasional maka management telah menempatkan orang-orang yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya . Secara garis besar kegiatan operasional di BPR Olympindo Primadana di bagi dalam 4 bidang,

  1. Marketing (Lending) bertugas mencari fasilitas kredit ke  berupa kredit Multiguna dan kredit modal kerja
  2. Funding bertugas mendapatkan fasilitas pendanaan , baik berupa  Tabungan ,Deposito maupun pinjaman dari bank lain.
  3. Operasional  bertugas menangani semua kegiatan operasional .
  4. Collection dan Remedial bertugas terhadap A/R yang ada , baik yang sifatnya penagihan harian maupun yang telah overdue.

Masing-masing bidang mempunyai Manager/Head yang bertanggung jawab atas pencapaian target. Dan dalam pelaksanaannya masing-masing Manager/Head mempunyai staff yang ditempatkan sesuai unit kerja yang ada di bidang tersebut. Setiap Manager/Head dan Pimpinan Cabang bertanggung jawab kepada Direksi (Kantor Pusat) dalam pelaksanaan dan pencapaian target kerja.

Target Pemasaran

Target  pemberian kredit diarahkan untuk masyarakat golongan ekonomi menengah dan kecil sebagai karyawan swasta, Pegawai Negeri, Dosen atau wiraswasta yang berada di Jabodetabek.

Sebagian besar karyawan swasta banyak yang bekerja di pabrik-pabrik sebagai staff ataupun supervisor, Sedangkan Pegawi Negeri (PNS) yang banyak bekerja di Pemda dan sekolah-sekolah Negeri, dan untuk Wiraswasta  antara lain bergerak  dari usaha antar jemput karyawan, limbah barang bekas, warung sembako, industri rumahan seoerti bengkel, ayam potong, sayur dan daging, bahan bangunan, toko susu, pengusaha kontruksi, jasa konsultan dll.

Sedangkan untuk target dan segmen pendanaan (funding) berbeda dengan lending dikarenakan pada segmen ini tentunya adalah masyarakat yang memiliki uang lebih, sehingga sasaran ditujukan kepada masyarakat menengah keatas yang berada di Jabodetabek yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, wiraswasta, pengusaha dan karyawan dengan jabatan supervisor keatas.

Serta funding yang berupa pinjaman antar bank dan Bank Umum lainnya.

Prospek Usaha

Walaupun populasi jumlah BPR se Indonesia sangat banyak (+1,700) dimana 60%-70% berada di pulau Jawa dan Bali

Dan khususnya PT. BPR Olympindo Primadana yang berlokasi di Pondok Gede –Bekasi yang Jumlah BPR disekitar Pondok Gede ini ada 15 buah, tetapi prospek usaha BPR tetap baik dan dapat tumbuh terus sepanjang kondisi ekonomi berjalan stabil dan aman.

Dimana untuk lending suku bunga kredit yang ditawarkan kepada masyarakat dibandingkan  dengan dengan BPR lainnya yang berada di Pondok Gede  dan tangerang lebih rendah,dimana umumnya suku bunga BPR sekitar 24%  per tahun flat, tetapi BPR Olympindo Primadana memberikan suku bunga kredit yg ditawarkan berkisar antara 9,5% s/d 18% pertahun flat sehingga cukup dapat bersaing.

Prospek untuk penghimpunan Deposito juga masih baik dikarenakan BPR juga ikut penjaminan LPS dan suku bunga penjaminan di BPR lebih tinggi dari suku bunga deposito di Bank Umum sehingga masyarakat yg ingin menempatkan dananya bisa mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi.

Proses Kredit

Setiap pemohon kredit akan diajukan oleh Credit Marketing Offocer (CMO) untuk kredit konsumer (Kendaraan bermotor) dan Account Officer (AO) untuk kredit komersial, aplikasi kredit yang diajukan setelah CMO/AO melakukan survey kerumah dan tempat usaha serta objek jaminan (bila Rumah/Ruko/Kendaraan bermotor dan analisa pendahuluan.

Aplikasi kredit dan data-data akan di analis oleh kredit analis untuk di cek kelengkapan data apakah sudah sesuai persyaratan (absah dan valid) serta dilakukan wawancara melalui telepon kepada nasabah atas pengajuan kreditnya, bila hasil analisa baik maka aplikasi kredit akan mengajukan persetujuannya ke komite yang terdiri dari: Manager Marketing Kredit > Branch Manager > Direktur >  Direktur utama (plafond s/d .200 jt) > Komisaris (plafond diatas 200jt)

Alur proses kredit dan persetujuannya:

CMO/AO > Credit Analis > Manager Marketing Kredit > Branch Manager > Direktur > Direktur Utama   (plafond s/d Rp200 Juta ). > Komisaris (plafond diatas Rp200 Juta)

Proses Funding

Untuk jumlah Deposito mulai Rp 100 Juta keatas diberikan suku bunga sesuai LPS baik untuk jangka waktu 1,3,6 dan 12 bulan,sedangkan untuk jumlah deposito antara Rp 50 Juta  s/d dibawah Rp 100Juta suku bunganya 0,5% dibawah suku bunga penjaminan LPS dan untuk jumlah deposito dibawah Rp 50 juta maka suku bunganya 1% dibawah penjaminan LPS.

Penempatan dana dapat dilakukan dengan cara setor tunai langsung di kantor BPR ataupun dengan disetor atau transfer ke rekening PT BPR Olympindo Primadana di BCA cabang Pondok Gede .